Ah, selalu saja seperti ini. Entah sudah berapa kali aku mengalaminya. Ditinggalkan, dicampakkan, mungkin juga pernah dilupakan. Karma? Belum tentu. Mungkin ini semua yang Tuhan mau, sampai kapan aku bisa bersabar, berserah, dan berdoa untuk kebaikanku. Aku cuma perempuan yang punya hati, hati yang rapuh, hati yang sudah berkali kali ditambal. Hahaha aku bukannya ingin dikasihani, tapi aku hanya heran saja. Mengapa orang yang aku sayangi selalu saja tiba-tiba pergi dan menghilang, padahal aku tidak meminta apa-apa dari mereka. Yang aku butuhkan hanya keberadaannya, ada ketika aku sedang terpuruk, ada ketika sedang bahagia. Tapi mana? Apa aku kurang bersyukur? Atau cukup keluargaku saja yang membuat diri ini bahagia? Kalau memang begitu, kalau memang itu yang terbaik. Yah sudahlah, mungkin aku pantas mendapatkan ini. Pantas bahagia seperti ini. Mungkin ketika orang-orang datang untuk memberiku kebahagiaan, itu cuma bonus. Setelah itu mereka meninggalkan ku lagi. Seperti yang pernah kukatakan sebelumnya, aku ini cuma penjamu tamu yang baik. Melayani tamu yang datang berteduh dari panas dan hujan setelah itu mereka pergi dan menghilang.
Ada
Wah, udah berapa bulan gue ga nulis yah. Alhamdulillah keadaan gue sekarang ini baik (ga ada yang nanya sih), sidang udah selesai, tinggal wisuda dan cari kerja yang pas. Belakangan ini gue dibuat galau, bukan karena cinta sih. Tapi karena gue harus milih prioritas kemana gue harus melangkah buat masa depan (cinta juga termasuk, tapi belakangan deh) antara lanjut kuliah atau full kerja. Sampai dibuat nangis gara-gara ini. Jujur gue orangnya kepikiran, cengengan, ah pokoknya labilan deh. Banyak hal yang harus gue hadapi sekarang ini, dan resikonya pun juga gak sedikit, makanya gue sering labil dan dibuat nangis kayak gitu. Tapi kok gue gak kurus-kurus ya? Oke lanjut, ada aja masalah bertubi-tubi dateng di kehidupan gue baru-baru ini. Dibilang masalah sih gue ga menyalahkan hidup, tapi ya karena terlalu cepat terbawa perasaan sehingga pada akhirnya gue menangisi diri gue sendiri. Kenapa gue sampe bisa kayak gini? Kenapa gak kayak gini? Kenapa yang gue pengenin malah sebalik...
Komentar
Posting Komentar